Pasca Operasi Zebra, Pembuat SIM Membludak

Seorang pengendara sepeda motor saat lakukan praktek uji SIM di Polres Pandeglang, Senin (13/10) / AZIS

PANDEGLANG, BANPOS – Pasca digelarnya Operasi Zebra Kalimaya pada tanggal 1 November lalu, kini permohonan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres Pandeglang membludak.

Dari pantauan, pemohon yang membuat SIM sudah memadati ruangan pendaftaran sejak pagi hari. Pengendara dari berbagai usia terlihat tertib dalam menunggu antrean.

Setiap pemohon, diberi kesempatan 3x untuk melakukan tes mengendarai sepeda motor melintasi sejumlah rintangan yang disiapkan.

Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Rahmat Sampurno yang ditemui menyebutkan, peningkatan proses pembuatan SIM mencapai 20-25 persen. Padahal sebelum adanya operasi, kesadaran masyarakat untuk membuat SIM masih rendah.

“Sejak adanya Operasi Zebra, pemohon mengalami peningkatan untuk pembuatan sim. Sebelum operasi, mungkin mereka belum merasakan. Namun setelah operasi dan ada penindakan serta sosialisasi, jadi mereka banyak yang mengajukan pembuatan SIM,” ujarnya, Senin (13/10).

Badan Urusan (Baur) SIM, Aipda Deden Sudrajat menyebutkan, biasanya setiap hari pemohon SIM di Pandeglang hanya berkisar 50-60 pemohon.

Namun sejak digelarnya giat Operasi Zebra Kalimaya, angkanya meningkat menjadi 70-80 pemohon setiap hari.

“Jumlah perhari saat ini mencapai 70-80 pemohon. Sebelum Operasi Zebra paling sekitar 60 pemohon. Dan rata-rata, yang mengajukan itu membuat SIM baru,” bebernya.

Menurutnya, peningkatan ini mulai terjadi sejak hari kedua operasi. Kondisi ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat ikut meningkat. Namun sayangnya, munculnya kesadaran untuk membuat SIM berlaku hanya saat operasi digelar. Namun ketika hari-hari biasa, kesadarannya justru menurun.

“Mulai ada peningkatan dihari kedua. Tetapi jangan hanya ada operasi baru membuat SIM. Seharusnya di luar operasi juga kesadaran untuk menaati aturan lalu lintas perlu dilakukan,” pesannya.(ZIS/RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: