Perekaman e-KTP Lamban, Bisa Pengaruhi Pileg dan Pilpres

Anwar Mas’ud

SERANG, BANPOS – Asda I Provinsi Banten, Anwar Mas’ud menilai seharusnya perekaman e-KTP terhadap warga Banten seharusnya berjalam lancer. Namun fakta di lapangan dari seluruh warga Banten yang wajib memiliki e-KTP, 2,82 persen diantaranya belum terdata, sehingga menunjukan adanya permasalahan didalamnya.

Oleh karenanya pihak Pemprov Banten menggelar Rapat Koordinasi Dalam Rangka Rekaman KTP-El Provinsi Banten tahun 2017 di Hotel Le Dian, pada Rabu (8/11) untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Saya mohon, masalah itu selesai di ruangan ini. Jika di perbatasan menjadi masalah, kesulitan, kita harus berpikir gimana menyelesaikannya,” ujar Anwar Mas’ud

Lebih lanjut dirinya menjelaskan permasalahan perekaman e-KTP warga Banten dapat berdampak pada Pileg dan Pilpres 2019. Meski pemilihan tersebut masih akan digelar 2 tahun mendatang namun pihaknya ingin permasalaham tersebut diselesaikan secepat mungkin khususnya terfokus pada perekaman e-KTP.

“Yang pemerintah antisipasi adalah Pileg dan Pilpres. Jika terlambat akan saling tuding pada hari pelaksanaan dua pesta demokrasi tersebut. Harus bergerak dari sekarang,” lanjutnya

Oleh karenanya pihaknya meminta seluruh permasalahan yang ada diungkapkan dalam rapat tersebut, khususnya terkait dengan permasalahan perekaman, sehingga dapat dilakukan pemetaan segala persoalanya agar dapat dibuatkan solusi bersama.

“Konteks rapat ini adalah perekaman, saya fokus pada pemetaan masalah dalam proses perekaman,” katanya.

Ada beberapa upaya yang dilakukan guan meningkatkan paetisipasi masyarakat agar mau melakukan perekaman data e-KTP, salah satunya dengan menyiapkan perekaman di tempat publik, agar aksesnya lebih dekat ke masyarakat.

“Mungkin jika di tempat publik masyarakat yang memiliki kesibukan, baik secara sadar atau tidak, akan melakukan perekaman,” pungkasnya.(DIK)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: