Rakernas Pertama, UKM IKM Nusantara Bahas Penguatan di Level Desa

JAKARTA, BANPOS – Perhimpunan UKM IKM Nusantara, wadah pelaku UKM IKM Indonesia menggelar rapat kerja nasional (rakernas) sekaligus pengukuhan para pengurus pusat dan daerah, Senin (6/11) di Jakarta. Salah satu agenda yang dibahas dalam rakernas ini adalah program penguatan UKM IKM melalui dana desa.

Ketua Umum UKM IKM NUSANTARA Candra Manggih Rahayu mengatakan, rakernas kali ini memantapkan program kerja serta tim pengurus pusat dan daerah. Dengan dua agenda ini, Perhimpunan UKM IKM NUSANTARA makin bisa bekerja cepat dan siap berperan menciptakan UKM IKM mandiri, maju dan berdaya saing.

“Selain itu kita juga ingin mensukseskan program pemerintah sebagai bagian dari program Nawa Cita Jokowi, yaitu penguatan ekonomi kecil di daerah melalui UKM dan IKM yang mampu merespon perubahan zaman,” papar Chandra kepada wartawan di sela-sela Rakernas.

Chandra mengatakan, salah satu program yang akan dibahas adalah penguatan dan penambahan pelaku UKM IKM di tingkat desa. Dana desa yang digulirkan pemerintah, kalau pada tiga tahun pertama diarahkan kepada pembangunan insfrastruktur, kali ini diarahkan kepada penguatan ekonomi lokal dan peningkatan sber daya manusia.

“Kebijakan ini sangat baik dan kita akan merespon dengan sejumlah program yang bisa mempercepat realisasi kebijakan tersebut. Momentum ini sangat baik untuk kemajuan dan penambahan jumlah UKM IKM, ” tandas Chandra.

Rakernas kali ini, kata Chandra sangat penting karena menjadi rakernas pertama kali, sejak organisasi ini dibentuk. Selain itu rakenas yang diikuti 24 pengurus di daerah bisa menyerap berbagai persoalan, peluang dan tantangan UKM IKM di daerah.

Selain itu, sejak dibentuk UKM IKM NUSANTARA di bawah kepemimpinan Chandra sudah mulai merealisasikan sejumlah program. Antara lain membuat aplikasi UKM IKM sebagai market place bagi para pelakunya. Kerjasama itu salah satunya dengan e-commerse www.waljual.com hingga 3 tahun ke depan. “Penjualan melalui online harus segera ditempuh untuk meningkatkan penjualan dan pangsa pasar bagi para pelaku,” tegasnya.

Kerjasama lain untuk meningkatkan penjualan UKM IKM, Chandra telah menjalin kerjasama dengan pusat perbelanjaan Thamrin City. Di sana, para pengusaha akan mendapat tempat untuk jualan secara gratis. Mereka hanya membayar listrik dan kebersihan Rp1 juta per bulan.

Soal sosialisasi dan penguatan program, menurut Chandra, pihaknya juga sudah menjalin kerjasama dengan TV Desa. Televisi ini berkomitmen untuk secara berkala menayangkan berbagai hal seputar UKM dan IKM, serta program unggulan organisasi.

Sementara itu menurut Sekjen UKM IKM NUSANTARA Hero Wirasmara, pihaknya sedang dalam pembahasan secara inten MOU dengan beberapa kementerian. Antara lain, Kementerian Perindustrian, Kementerian Sosial, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dan Kementerian Koperasi dan UKM. Kesemuanya itu dalam rangka mensinergikan program pemerintah dari seluruh kementerian tersebut yang diperuntukan bagi penguatan dan pemberdayaan UKM IKM di Indonesia. “Komitmen kami adalah berkontribusi dan kerkarya bagi kejayaan UKM IKM,” papar Hero.(RMA)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: