Pemkab Pandeglang Alokasikan Rp2,4 Miliar untuk Beli Kendaraan Dinas

PANDEGLANG, BANPOS – Pemkab Pandeglang kembali menganggarkan Rp 1,1 miliar untuk pembelian mobil dinas dan Rp 1,3 untuk pembelian kendaraan roda dua dalam APBD 2017. Anggaran ini memiliki kode lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pandeglang 1673470 dan 1341470.

Kepala Bidang Anggaran Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Pandeglang, Sunarto mengaku, pihaknya belum mengetahui informasi terkait adanya lelang pengadaan kendaraan roda dua dan empat di ULP. Hal ini tidak diketahui lantaran belum ada informasi langsung dari dinas terkait, sehingga dirinya enggan berkomentar.

“Kalau peruntukannya saya belum paham karena itu masing-masing SKPD yang mendaftarkan ke ULP adapun lelang pengadaan yang mencapai miliaran saya belum mengetahuinya, karena kami belum dapat informasi karena pengadaan itu langsung dari SKPD terkait,” kilah Sunarto Kepada BANPOS saat ditemui di Oproom DPKA, Selasa (24/10).

Anehnya, saat dimintai keterangan terkait jenis mobil dan untuk instansi apa saja, Sunarto mengaku sampai saat ini pihaknya tidak mengatahui sama sekali. Sunarto mengaklaim pihaknya akan mengetahui setelah terlealisasinya aanggaran tersebut. “Agar lebih akurat informasinya itu sebaiknya langsung ke ULP, karena di kami belum ada informasi apapun untuk pengadaan mobil. Kalau pun ada setelah terlealisasi belanja,” kilahnya.

Namun Sunarto memastikan jika pembelian mobil tersebut berasal dari APBD murni, karena APBD perubahan sampai saat ini masih dalam tahapan evalusi tingkat Provinsi Banten. Sehingga dipastikan jika APBD perubahan akan mulai digarap pada akhir bulan Oktober 2017. “Yang saya tau yang sekarang ini semuanya masih APBD murni, karena APBD perubahan itu masih dalam pembahasan di tingkat provinsi,” bebernya.

Sementara itu, pihak ULP Pandeglang saat dikonfirmasi Banpos baik menggunakan telpon seluler maupun didatangi langsung ke kantor tidak ada satu pihak yang dapat dimintai keterangan. Salah seorang pegawai yang enggan menyebutkan namanya mengaku jika semua pihak ULP sedang mengikuti pelatihan ke Bandung. “Engga ada pak, pak kepala ULP sama kabid sedang ikut pelatihan ke Bandung,” kilahnya.(ZIS/SEP)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: