Telkom Masuk Top 50 World’s Best Employers 2017

IST

SERANG, BANPOS – Komitmen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terhadap pengelolaan sumber daya manusia yang begitu kuat. Akhirnya kembali mendapatkan penghargaan.

Kali ini, PT Tbk Telkom mendapatkan penghargaan dari media ekonomi internasional Forbes sebagai Top 50 pada daftar Forbes Global 2000: World’s Best Employers 2017, yaitu pada peringkat ke-44.

Sementara, di antara perusahaan-perusahaan terkemuka di Asia, Telkom berada pada urutan ke-9.

Pencantuman Telkom pada daftar Forbes Global 2000: World’s Best Employers 2017 tersebut di dasarkan pada kinerja Perseorangan dalam merealisasikan praktik kerja dan upaya menciptakan para profesional.

Prestasi ini menjadi sebuah kebanggaan Telkom sendiri, karena merupakan salah satu perusahaan Indonesia yang menjadi bagian dari 2000 perusahaan terbaik dalam pengelolaan karyawan, di antara perusahaan-perusahaan global lainnya dari 58 negara di seluruh dunia, Hal itu di sampaikan oleh Direktur Human Capital Management Telkom, Herdy Harman melalui sambungan telpon, Senin (16/10).

Herdy pun menyambut baik terbitnya daftar Forbes Global 2000: World’s Best Employers 2017 tersebut.

“Merupakan suatu kehormatan bagi Telkom untuk bisa masuk dalam daftar Forbes Global 2000: World’s Best Employers. Pencantuman Telkom pada urutan ke-44 dari 2000 perusahaan terkemuka dunia merupakan prestasi yang cukup membanggakan,” ungkap Herdy.

Ditegaskan Herdy, menjadi world best employer merupakan tanggung jawab besar bagi perusahaan untuk senantiasa mengembangkan kualitas dan daya saing karyawan. Sehingga, Telkom juga terus menghidupkan pengembangan pengetahuan karyawan melalui forum-forum knowledge sharing.

Selain itu, Dikatakan Herdy, Telkom juga membuka peluang besar bagi seluruh karyawan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial yang dapat sekaligus menyalurkan minat dan bakat karyawan melalui Employee Volunteer Program (EVP).

“Cakupannya sangat luas, mulai bidang sosial, religi, budaya, dan olahraga. Kegiatan tersebut tidak hanya sebagai ekstrakulikuler karyawan, tetapi juga diapresiasi oleh manajemen perusahaan melalui penilaian (scoring) pada sistem pengelolaan karir perusahaan yang berkontribusi terhadap kesuksesan karir pegawai,” tandasnya. (RUL/NET)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: