Kadin Banten Gandeng Maroko, Garap Sektor Pariwisata

kadin banten, agus wisas, dadan suryana

Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi dan Tata Laksana, Agus Wisas berjabat tangan dengan perwakilan pihak Kez Meknez Maroko, usai penandatanganan MoU yang dilangsungkan di Kantor Kadin Komite Timur Tengah dan Kedubes Republik Maroko di Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017) kemarin. (MAHARDIKA RIZQI / BANTEN POS)

SERANG, BANPOS – Kabar baik untuk dunia pariwisata di Provinsi Banten, setelah sebelumnya warga Indonesia diberikan kemudahan untuk berwisata ke Negara Maroko, kali ini berkat kerjasama yang dilakukan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Banten, Maroko mulai melirik untuk pengembangan industri pariwisata di Tanah Jawara.

Hubungan baik antara Indonesia dan Maroko memang sudah terjalin sejak era Soekarno. Warga Negara Indonesia diberikan kemudahan untuk berwisata ke Maroko, kerjasama tersebut mulai ditegaskan pada 2015 lalu, ketika kedua negara membebaskan visa berwisata atau visa gratis untuk berwisata ke masing-masing negara.

Kali ini, Kadin Banten bersama Fez-Meknez Maroko sepakat untuk meningkatkan kerjasama bilateral dibidang perdagangan dan industri, khususnya di sektor pariwisata. Kesepakatan itu tertuang dalam penandatangan Mamorandum of Understanding (MoU) antar kedua belah pihak yang dilakukan di Kantor Kadin Komite Timur Tengah dan Kedubes Republik Maroko di Jakarta Pusat, Kamis (12/10) kemarin.

Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi dan Tata Laksana Kadin Provinsi Banten, Agus Wisas mengungkapkan, bahwa peningkatan kerjasama Indonesia dengan Maroko akan di fokuskan di sektor perdagangan dan industri, khususnya sektor kebudayaan dan pariwisata. Selain berkerjasama dengan Pemprov Banten, Pemerintah Maroko juga akan melakukan kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Jabar.

Pemerintah Maroko menilai, bahwa Banten memiliki potensi besar, sperti wisata religi dan budaya, wisata pantai serta wisata gunung.

“Kerjasama ini selain investasi industri kepariwisataan, juga pemberlakuan bebas visa diantara kedua negara,” ujar WKU Bidang Organisasi dan Tata Laksana pada Kadin Banten, Agus Wisas.

Dalam penadatanganan MoU tersebut, Kadin Banten diwakili oleh Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi dan Tata Laksana, Agus Wisas dan WKU Bidang Ketenegakerjaan dan Hubungan Industrial, Dadan Suryana.

“Dalam waktu dekat kita (Kadin Banten-Kez Meknez, red) akan menindaklanjuti fokus pembahasannya. Sementara ini kerjasama masih B to B dan next kerjasama akan dilakukan G to G,” lanjutnya.

Sementara itu, WKU Bidang Ketenegakerjaan dan Hubungan Industrial, Dadan Suryana menambahkan, terkait MoU dengan Kez-Meknez Republik Maroko, pihaknya akan segera melakukan audiensi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

“Kami yakin pemerintah provinsi Banten di kepemimpinan Wahidin Halim-Andika Hazrumy akan mendukung kerjasama bilateral ini. Karena investasi ini akan berdampak baik terhadap peningkatan perekonomian di provinsi Banten,” pungkasnya.(DIK/EKY)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: