Sebuah Gudang di Magersari Terbakar

Gudang yang terbakar di bilangan Magersari, Jalan Mayor Syafei, Kota Serang.

SERANG, BANPOS – Sebuah gudang penyimpanan barang di bilangan Magersari, Jalan Mayor Syafei, Kota Serang, tepatnya di depan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Serang ludes dilalap api, Selasa (10/10) siang.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui seorang saksi mata yang juga merupakan Karyawan toko tersebut, Hendi Kurniawan sekitar pukul 13.30 WIB. Ketika itu Kota Serang baru saja diguyur hujan lebat, Hendi merasa curiga karena karena kondisi listrik padam tetapi dirinya mencium bau kabel terbakar.

Karena merasa ada yang tidak beres, maka dirinya berinisiatif mencari sumber dari aroma. Benar saja, dirinya melihat adanya percikan api kecil yang mulai membakar isi gudang, Hendi menduga api tersebut berasal dari korsleting listrik akibat tetesan hujan yang mengenai jaringan listrik.

“Pas hujan kayanya ada kebocoran, terus airnya netes ke aliran listrik, listrik juga sempet mati, terus muncul percikan api,” ujar Hendi.

Melihat adanya api gudang tersebut, Hendi berusaha memadamkan api namun usahanya gagal dan api semakin membesar, dalam kepanikan dirinya berusaha memberitahu warga setempat. Namun apa daya peralatan yang tidak memadai tentu saja membuat usaha Hendi dan sejumlah warga gagal memadamkan amukan si jago merah.

Akhirnya Hendi menghubungi pemadam kebakaran setempat, untunglah lokasi toko yang berada di tengah Kota Serang jarak markas pemadam kebakaran yang tidak jauh membuat petugas berhasil datang hanya dalam waktu beberapa menit saja.

“Lima menit kemudian, lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) datang dan Alhamdulillah api bisa dipadamkan,” ungkapnya.

Lima unit mobil pemadam berhasil menjinakan si jago merah, sehingga tidak menjalar ke toko lain di sebelahnya, seperti yang diungkapkan Kepala Sub Bidang Penyelamatan Damkar Kabupaten Serang, Adi Prijanto mengatakan, pihaknya mendapat laporan telah terjadi kebakaran tersebut sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung menuju lokasi.

“Tiga mobil Damkar Kabupaten Serang dan dua mobil Damkar Kota Serang, penanganan paling setengah jam, makanya api langsung padam kemudian kita lakukan pendinginan di area sekitar,” kata Adi.

Ia menegaskan, meski kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa, namun kerugian atas insiden itu ditaksir mencapai Rp30 juta.

“Gudang toko biasa tempat nyimpan barang dagangan, diperkirakan Rp30 juta, ada sedikit barang-barang diatas langsung kita amankan,” pungkasnya.(DIK/ENK)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: