Di Pandeglang, Angka Kemiskinan Menurun Karena Dana Desa

Irna Narulita Dimyati

PANDEGLANG, BANPOS – Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengklaim anggaran Dana Desa (DD) yang dikucurkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi, mempu menekan angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian warga. Irna menyebutkan, angka pengangguran hingga kini mampu ditekan sebesar 3.1 persen atau sekitar 3.900 jiwa. Sementara tingkat ekonomi, naik sebesar 0.43 persen.

“Dari laporan analisis sementara BPS dan Bappeda, angka pengangguran turun sampai 3,1 persen. Ibu berharap itu semakin menurun. Sedangkan untuk kemiskinan menurun 0.43 persen setiap tahun sejak tahun 2015. Berarti hampir 1.000 orang masyarakat miskin beranjak ke taraf derajat hidup yang lebih baik,” ucap Irna saat ditemui di ruang Garuda Pendopo Bupati, Senin (9/10).

Untuk itu, Irna merasa tak perlu mengeluarkan instruksi khusus terkait penggunaan DD agar tidak keluar kota, sebagaimana yang diarahkan Presiden Joko Widodo ketika meresmikan Embung Ranca Anis, Desa Muruy, Kecamatan Menes, Rabu (4/10/2017) pekan lalu.

“Sepanjang DPMPD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa) dan camat masih bisa monev dan mengawal mereka, tentunya ibu tidak perlu mengeluarkan instruksi, hanya ibu mengawal ketat,” sambungnya.

Irna memaparkan, dirinya akan terus mengingatkan jajaran DPMPD serta Camat, untuk mengawal DD lebih ketat. Mengingat, Pandeglang mendapat alokasi bantuan DD senilai Rp401 miliar. Dimana masing-masing desa, memperoleh DD berkisar Rp800-Rp1,2 miliar.

“Kalau satu desa saja menyerap tenaga kerja 100 orang dikali 326 desa di Pandeglang itu tentunya akan meningkatkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia, red). Karena DD di Pandeglang hampir Rp401 miliar. Maka tidak mungkin perekonomian di tingkat tingkat desa tidak baik,” terangnya.

Arahan yang sama dengan presiden pun terus disuarakan Irna, agar pembangunan dari DD, memberdayakan tenaga kerja lokal. Bupati menganalogikan, jika 1 proyek pembangunan bisa menyerap 15 tenaga kerja, maka akan ada 4.890 tenaga kerja yang diserap hanya dari satu program.

“Jika satu Embung saja melibatkan 15 orang berarti akan menambah pendapatan masyarakat desa itu baru satu itu saja belum item yang lain. Jadi saya sangat berharap dari Dana Desa ini ini perekonomian yang baik dan bergerak terus sehingga kesejahteraan masyarakat desa akan terangkat,” jelas Irna.

Dibagian lain, Irna pun kembali mengingatkan agar Kepala Desa, lebih transparan dalam membuka akses informasi penerimaan DD. Hal itu agar semua masyarakat bisa mengetahui dan turut mengawal pembangunan.

“Program pembangunan harus transparan. Jangan sampai ada masyarakat yang tertinggal kan. Kedepannya mereka harus tahu semua agar lebih banyak yang mengawal dan monitor sehingga kualitas pembangunan lebih baik,” tandasnya. (ZIS/SEP)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: