Dipecat Golkar, Ini Kata Subadri Usuludin

Subadri Usuludin.

SERANG, BANPOS – Pasca dipecat oleh DPD Golkar Kota Serang, Subadri Usuludin mengaku hanya bisa pasrah. Meski tak diundang dalam rapat pleno pemecatannya, Subadri yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Harian DPD Golkar Kota Serang, mengaku merasa terusir dari partai berlambang pohon beringin itu.

“Berulang-ulang saya katakan kalau saya masih kader Partai Golkar. Tetapi kalau memang saya sudah tak diperkenankan dan diusir, tak masalah, kalau memang saya dianggap telah melanggar dan mencederai aturan partai,” katanya, Senin (2/10/2017).

Meski demikian, Subadri mempertanyakan alas an pemecatannya. Karena, bila pencalonannya melalui partai lain dianggap melanggar, batasannya tidak jelas. Karena sampai saat ini dirinya belum ditetapkan sebagai calon.

“Kalau sudah ada ketetapan dari KPU, baru dikatakan calon. Sejauh ini kan belum. Meskipun diusung PPP, ini masih dalam rangka ikhtiar politik, dan baru rekomendasi dari DPW, belum sampai rekomendasi dari DPP.

“Tapi kalau ihtiar politik saya dibilang telah mencederai Golkar, maka saya kembalikan lagi kepada partai saya, selebihnya saya serahkan kepada publik, masyarakat, apakah saya yang salah atau Golkar sendiri yang kebakaran jenggot karena saya punya niatan mau maju (dalam Pilkada, red),” katanya.

Setelah ini lanjutnya, dirinya akan merapatkan dengan keluarga, karena perlu diketahui pemecatan dirinya ini baru rekomendasi dari DPD II ke DPP, jadi belum tahu nanti apa keputusannya. Kalau memang DPP memutuskan untuk memecat, ya sudah.

“Perlu diketahui, saya nggak diundang, padahal saya per hari ini (kemarin) masih ketua harian, bahkan setiap kegiatan rapat golkar saya tak pernah dilibatkan. Artinya dari situ saya sudah jelas, kalau saya tidak diinginkan. Padahal saya berusaha membuat kondusif dan menjadi politikus yang santun. Tapi kalau sudah tak suka pada saya maka sulit,” katanya.(NED)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: