Cilegon Akan Bangun Sport Center

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cilegon Budi Mulyadi / ULIE

CILEGON, BANPOS – Sebanyak 36 cabor (cabang olahraga) yang ada di Kota Cilegon, baru 32 cabor yang sudah memiliki kantor sektariat sendiri. Sedangkan 4 cabang olaharaga lainnya masih “numpang” atau sewa di tempat lain. Dengan kondisi tersebut, membuat koordinasi antar atlit pun dianggap kurang optimal.

“Dengan kondisi ini memang sangat menyulitkan kita dalam melakukan komunikasi dan koordinasi dengan cabor maupun para atlet yang kita bina ini,” kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cilegon Budi Mulyadi, saat ditemui BANPOS di ruang kerjanya,” Jumat (29/9) kemarin.

Budi menambahkan, untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi dengan para atlit binaanya ini, ia meminta agar keberadaan sport center yang sedang dibangun pemerintah ini bisa menyiapkan tempat khusus untuk keberadaan kantor seketariat para cabor.

“Pemeritah kan saat ini sedang memantangkan proyek pembangunan sport center yang luas tanahnya hampir 5,4 hektar. Kita berharap, semua cabor bisa memiliki kantor seketariat di area sport center,” tambah Budi.

Budi mengaku, jika keberadaan kantor seketariat di arena sport center ini akan sama halnya dengan kantor pemerintah satu pintu. Untuk itu, dirinya pun mendorong kepada pemerintah dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Cilegon, untuk mengakomodir kantor seketariat 36 cabang olahraga tersebut.

“Sama halnya dengan kantor pemeirntahaan satu pintu, kita juga berharap juga ada kantor seketariat satu pintu untuk para cabor kita. Apabila kantor seketariat satu pintu ini akan mempermudah komunikasi antara Koni dengan Dispora,” ujar Budi.

Masih kata Budi, dari total 36 cabor di Kota Cilegon, tinggal 4 cabor yang saat ini masih menumpang alias ngontrak diantaranya, wushu, golf dan drumband.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Teten Hertiman mengaku, nantinya sport center tersebut bukan hanya menampung 36 cabor (cabang olahraga) tapi akan mampu menampung 40-50 cabang olahraga di Kota Cilegon.

“Saya rasa bukan hanya 36 cabor aja yang bisa tertampung di sport center. Tapi semua cabang olahraga seperti catur, tenis meja, biliar, bridge, Formi, KNPI pun akan di tempatkan di sport center,” kata Teten.

Teten menuturkan, untuk pembangunan sport center ini, pihaknya telah mengajukan bankeu sebesar Rp25 miliar untuk pembangunan landscape dan arsitek (penyekatan-penyekatan di tribun utama).

“Kita sih sudah mengajukan bantuan ke Pemprov Banten untuk bankeu, tapi hingga saat ini belum ada informasi apakah pengajuan yang kita minta ini di ACC atau tidak. Tapi, kita berharap, pengajuan yang kita minta bisa di ACC oleh Pemprov Banten,” pungkasnya. (EUA/RUL)

Suber dari Koran BANPOS

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: