6 Pelaku Judi Togel Diringkus Polda Banten

Kasubdit 3 Kriminal Umum,AKBP Sofwan Hermanto (tengah) bersama Iptu Subidpenmas Humas Polda Banten Yudhiana (kiri) dan
Koordinator Subdit Resmop,AKBP Asep Sukandarusman (kanan) saat gelar press release di Mapolda Banten / RULIE SATRIA

SERANG, BANPOS – Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten berhasil menangkap 6 pelaku judi togel yang marak terjadi di 3 tempat wilayah Kabupaten Tangerang, Sabtu (23/9). Penangkapan tersebut terungkap berkat adanya laporan masyarakat yang menyatakan seringnya aktifitas perjudian jenis togel diwilayah tersebut terjadi.

Kasubdit III Krimum Polda Banten AKBP Sofwan Hermanto mengatakan, penyakit masyarakat ini sudah menjadi kebiasaan yang sulit diubah meski para pengecernya sudah ditangkap, para bandar masih melenggang hingga membuat praktik judi terus berlangsung.

Dalam release yang diterima, 3 pelaku yang berhasil diamankan di wilayah Kampung Pasir Awi, RT 03 RW 02, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, yaitu YH, AS dan J.

Adapun barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp289.000, dan beberapa ponsel berbagai merek, satu bundel kupon berisi rekapan nomor judi togel.

Ditempat berbeda, yakni di Kampung Sawangan RT 01 RW 03 Kelurahan Panongan, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang petugas juga mengamankan S (penagih judi) dan A (perekap judi). Petugas juga mengamankan barang bukti berupa 49 rekapan, satu buah kalkulator, tiga buah kupon togel, dan uang tunai Rp1.063.000.

Selain itu, petugas juga mengamankan J (pemasang) di Jl. Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Petugas mengamankan barang bukti berupa 1 buah handphone dan uang tunai Rp80.000.

Sofwan Hermanto mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk menggali informasi. “Karena kegiatan judi togel ini punya struktur teroganisir. Di bawah ditangkap nggak bisa memberikan info sampai ke atas,” kata dia.

Menurut Sofwan, para pengedar menggunakan cara semi konvensional. “Mereka menggunakan hape melalui pesan singkat memasang nomor tidak harus bertemu antara pemasanga dan pengecer,” ujarnya.

Dari keterangan yang didapatkan petugas, tersangka ingin mendapatkan uang dengan cara mudah dan cepat melalui permainan judi togel. Tersangka YH (Pengecer) melakukan permainan judi togel setiap hari kecuali hari Selasa dan Jumat.

Para pemasang yang sudah biasa memasang judi togel kepada YH memasang nomor judi togel dengan cara ada yang datang langsung ke rumah YH. Ada juga yang mengirimkan SMS kepada YH.

Kemudian nomor pasangan togel dari para pemasang tersebut ditulis ke kertas rekap oleh AS selaku perekap. Nomor togel yang telah direkap oleh AS langsung dikirimkan kepada JOS (DPO) selaku koordinator judi togel melalui SMS.
Uang hasil pemasangan togel dari para pemasang disetorkan YH kepada Jos (DPO) melalui tersangka J.

Akibat aksinya, pelaku diancam Pasal 303 KUHPidana Jo UU RI No. 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian, dengan ancaman 10 tahun penjara. (RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: