Polisi Telusuri Dugaan Perdagangan Anak di nikahsirri.com

nikahsirri.com, prostitusi online

Tampilan situs web nikahsirri.com / NET

JAKARTA, BANPOS – Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya terus menulusuri keterlibatan anak di bawah umur 18 tahun yang diduga menjadi mitra dalam situs nikahsirri.com.

Penyelidikan tersebut sekaligus untuk memastikan ada atau tidaknya prostitusi anak di bawah umur yang berkedok pernikahan siri.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan mengungkapkan, bahwa pihaknya akan menelusuri 300 mitra yang sudah terdaftar dalam situs tersebut.

“Seseorang bisa menjadi mitra ketika dia sudah menginjak umur 14 tahun. Dari 300 mitra yang sudah terdaftar ini akan kami cari tahu apakah ada orang yang berumur 14 tahun atau berapa,” ungkap Kombes Pol Adi, di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/9/2017).

Dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil mitra yang tergabung untuk diambil keterangannya. Dit Reskrimsus juga akan membidik profil yang digunakan oleh para mitra di dalam situs tersebut.

Polisi telah menangkap pemilik situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi, Minggu (24/9/2017) dini hari. Aris juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Apabila Aris terbukti melibatkan anak berusia 14 tahun atau di bawah umur, sambung Kombes Pol Adi, maka Aris akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Selain itu, tersangka juga akan dijerat dengan Undang-Undang yang berkaitan dengan penjualan manusia.

“Jika melibatkan anak-anak, kami akan kenakan juga UU Perlindungan Anak, dan kalau ini melakukan satu bentuk transaksi jual beli terhadap orang-orang yang didorong sebagai mitra kami akan kenakan juga UU Human Trafficking dengan ancaman hukumam yang pasti,” ujarnya.

Saat ini, Aris diduga melanggar Pasal 4, Pasal 29 dan Pasal 30 Undang-Undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Selain itu, dia juga diduga melanggar Pasal 27, Pasal 45 dan Pasal 52 ayat 1 UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).(CNN/NET/EKY)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: