Distambun Pandeglang Antisipasi Kekeringan Tanaman Jagung

kekeringan pandeglang, kekeringan tanaman jagung

Petugas Distanbun Pandeglang tampak saat melakukan pemeriksaan terhadap pertumbuhan tanaman jagung, beberapa waktu lalu. DEDE SUHADA/BANTENPOS

PANDEGLANG, BANPOS – Kekeringan yang terjadi akhir-akhir ini, telah mengancam lahan tanaman jagung di Pandeglang. Untuk mengantisipasi musibah tersebut, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun), bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, melakukan pompanisasi dan pengiriman mobil tangki air.

Kasi Perlindungan Tanaman pada Bidang Tanaman Pangan Distanbun Pandeglang, Sopiah mengatakan, untuk menyelamatkan tanaman jagung dengan hasil produksi yang maksimal pihaknya saat ini telah melakukan upaya pengairan yang dalam penanganannya menggunakan pompanisasi.

“Rata-rata jagung yang ditanam dilahan sawah tadah hujan pada musim kemarau ini, kita lakukan upaya penyelamatan hasil produksi dengan pompanisasi dilahan yang ada sumber airnya. Sedangkan, lahan yang tidak ada sumber air kita lakukan pengairan menggunakan mobil tangki air milik BPBD,” kata Sopiah kepada BANPOS diruang kerjanya, baru-baru ini.

Menurutnya, pada musim kemarau yang terjadi kali ini, setiap dua hari pihaknya menerima laporan dar petani jagung yang mengalami kekeringan. Dalan mepenanganan bekerjasama dengan BPBD.

“Setiap dua hari saya menerima laporan kekeringan lahan tanaman jagung dari petani yang tidak memiliki sumber air, dan upaya yang kita lakukan dengan mengirim mobil tangki air milik BPBD untuk pengairannya. Yang baru saya terima di tiga kecamatan yakni Angsana, Panimbang dan Kecamatan Sindang Resmi,” terangnya.

Dari luasan lahan areal tanaman jagung yang ada di tujuh kecamatan, lanjut Sopiah, ada sekitar 67,50 hektar dengan produktifitas sebanyak 270 ton bila rata-rata per hektarnya 4 ton.

“Produktifitas ditentukan dengan panjang bonggol jagung, untuk menjaga panjang bonggol sesuai yang diharapkan seperti di Kecamatan Cimanuk bisa mencapai 1 kilogram pertiga bonggol. Kita upayakan melakukan pengairan secara maksimal,” ungkapnya.(DHE/SEP/EKY)

Sumber : Koran BANTEN POS hari ini

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: