Tiga Pejabat Pemkot Cilegon Diciduk KPK

Suasana dalam kantor DPMPTSP Kota Cilegon yang disegel KPK.

CILEGON, BANPOS – Tiga orang pejabat Pemkot Cilegon terjaring operasi tangkap tangan yang dilakukan petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka adalah Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kota Cilegon, Ahmad Dita Prawira, Kabid Perizinan DPMTSP, Tunggul Simanjuntak dan Kabid Penanaman Modal Egi..

Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasai penangkapan terjadi pada Jumat (22/9) sekitar pukul 19.00. Mereka ditangkap di Kantor DPMTSP Kota Cilegon, di komplek Cilegon Business Square yang terletak di Pondok Cilegon Indah (PCI) Kota Cilegon.

Seorang petugas keamanan, Doni Fatah membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan oleh KPK. Doni mengatakan, tiga orang petugas KPK mendatangi kawasan Cilegon Business Square dengan mengendarai satu unit Suzuki Vitara.

“Satu orang menggunakan kemeja putih, satu orang menggunakan kemeja hitam dan satu orang lainnya berada di dalam mobil,” kata Doni.

Kedua orang yang keluar mobil, lanjut Doni, langsung masuk ke kantor DPMTSP Kota Cilegon. Setelah berada selama 30 menit di dalam kantor, mereka keluar dan langsung membawa Tunggul dan dua orang lainnya ke dalam mobil yang mereka kendarai.

“Setelah dibawa ke dalam mobil, kantornya (Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu, red) langsung disegel oleh KPK. Pokoknya cepat banget kejadianya. Cuma setengah jam di dalam kantor langsung dibawa Pak Tunggul dan kantor pun langsung disegel,” kata Doni.

Saat ditanya barang-barang yang dibawa oleh pihak KPK, Doni mengungkapkan jika dirinya tak melihat detail apa saja yang diambil oleh pihak KPK.

“Enggak tahu detailnya mbak. Apa yang diambil. Soalnya kan, kalau jam pulang kantor, kantor langsung ditutup. Jadi, enggak tau aktivitas apa aja yang dilakukan didalam,” pungkasnya.(UEA/ENK)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: