Sumber Kepolisian Benarkan OTT KPK di Cilegon

Suasana dalam kantor DPMPTSP Kota Cilegon yang disegel KPK.

CILEGON, BANPOS – Peristiwa operasi tangkap tangan yang menjaring tiga orang pejabat Pemkot Cilegon dibenarkan oleh sumber-sumber di kepolisian. Meski tak mau mengungkapkan secara detail, namun, mereka membenarkan penangkapan dilakukan malam tadi di kantor DPMPTSP Kota Cilegon.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kota Cilegon, Ahmad Dita Prawira, Kabid Perizinan DPMTSP, Tunggul Simanjuntak dan Kabid Penanaman Modal Egi terjaring OTT yang dilakukan petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi penangkapan terjadi pada Jumat (22/9) sekitar pukul 19.00. Mereka ditangkap di Kantor DPMTSP Kota Cilegon, di komplek Cilegon Business Square yang terletak di Pondok Cilegon Indah (PCI) Kota Cilegon.

Seorang pejabat kepolisian di Polres Cilegon, membenarkan ada informasi penangkapan yang dilakukan oleh pihak KPK. Namun, dirinya enggan menjelaskan secara pasti penangkapan tersebut.

“Tadi emang ada informasi penangkapan KPK. Soalnya di Cilegon enggak pernah dikabari kalau mau OTT. Polres Cilegon pun tidak melakukan pendampingan terhadap penangkapan tersebut,” pungkasnya.

Secara terpisah seorang perwira di Polda Banten juga membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, saat ini ketiga orang yang tertangkap tangan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

“Sudah dibawa ke Jakarta,” kata sumber tadi.(EUA)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: