Keluarga Bantah Terjaring OTT, Iman Ariyadi Datang Sendiri ke KPK

Keluarga Walikota Cilegon, TB Iman Ariyadi memberikan keterangan pers terkait OTT KPK di Cilegon, didampingi Wakil Walikota Cilegon, Edi Aryadi.

CILEGON, BANPOS – Keluarga Walikota Cilegon TB Iman Ariyadi membantah pemeritaan yang menyebutkan Iman ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi Jumat (22/9/2017) malam. Mereka mengaku Iman sedang mengikuti acara keluarga di Jakarta sebelum memenuhi panggilan KPK untuk memberikan keterangan karena penangkapan sejumlah pejabat di Pemkot Cilegon.

Kakak kandung dari TB Iman Ariyadi, Ratu Ati Marliati, mengatakan jika walikota sudah mendapat informasi jika anak buahnya terjaring KPK. Namun pada saat itu, Tb Iman Ariyadi berada di Jakarta untuk mengikuti acara keluarga besar.

“Demi Allah pak wali tidak OTT seperti ramai yang diberitakan oleh media saat ini. Yang jelas, pak wali, ada di Jakarta dan sedang melakukan acara bersama keluarga,” kilah wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Cilegon itu.

Terkait informasi anak buahnya yang tertangkap oleh KPK, Ati menjelaskan, bila walikota sudah mendengar anak buahnya dibawa oleh KPK. Dan pada saat itu juga, pihak KPK meminta kesediaan walikota untuk hadir ke kantor KPK untuk dimintai keterangan akan anak buahnya tersebut

“KPK menghubungi pak wali untuk dimintai keterangan akan kasus tersebut. Karena diminta sama KPK, pak wali bersedia datang untuk dimintai klarifikasi. Sebagai pimpinan dan taat hukum akhirnya beliau pun datang sendiri ke kantor KPK. Gimana mau OTT coba?” ucapnya.

Ia berharap, informasi yang diberikan media tidak menyudutkan walikota dan pihak keluarga dengan adanya pemberitaan tersebut.

“Saya harap teman-teman media bisa memberikan informasi yang akurat dengan kondisi tersebut,” pungkasnya.(EUA/ENK)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: