Jamaah Haji Asal Banten yang Meninggal Capai 15 Orang

Bazari Syam

DARI 9.420 orang jamaah haji asal Provinsi Banten, sudah sekitar 4.000 orang yang kembali ke tanah air. Namun, dari seluruh jamaah, 15 antaranya meninggal dunia di tanah suci.

“Sampai hari ini keseluruhan jemaah haji yang meninggal sebanyak 15 orang. Yang sudah kembali ke tanah air sekitar empat ribu orang, sisanya sudah bergerak ke Madinah,” kata Kepala Kanwil Kemenag Banten A Bazari Syam , Jumat (22/9).

Ia mengatakan, kloter terakhir jamaah haji asal Banten akan tiba di tanah air 4 Oktober mendatang. “Mudah-mudahan semuanya bisa kembali dengan selamat,” katanya.

Menurutnya, hasil evaluasi dari sisi pelayanan sudah cukup bagus. Hanya saja bagi calon jemaah haji perlu adanya pembekalan secara lebih intensif kaitannya dengan kondisi kesehatan serta pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat.

“Memang banyak yang neresiko tinggi dari sisi medis, sehingga perlu pembekalan yang intensif. Sehinga jamaah paham kondisi kesehatannya dan obat apa yang harus diminumnya,” terangnya.

Sebab, kata dia, ibadah haji dari sisi pelaksanaan lebih kepada penggunaan fisik sehingga perlu menjaga kesehatan badan.
Terkait jumlah jemaah yang meninggal dunia sebanyak 15 orang pada 2017 ini, jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan musim haji 2016 lalu.

“Yang meninggal tahun ini 15 orang karena memang calon hajinya lebih banyak. Tahun lalu hanya delapan orang karena jumlah calon haji lebih sedikit yakni sekitar enam ribu lebih,” katanya.

Ia mengatakan, jika sebelumnya kuota haji untuk Provinsi Banten setiap tahun rata-rata sekitar 8.450 orang, mulai 2017 ini kuota haji untuk Banten ada penambahan yakni menjadi 9.420 orang.

“Mudah-mudahan ada penambahan terus kuotanya, sehingga daftar tunggunya tidak sampai 17 sampai 20 tahun. Sekarang waiting list-nya 15 tahunan,” jelasnya.(RUS/ENK)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: