BPOM Serang Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp 11,86 Miliar

SERANG, BANPOS – Sebanyak 435.084 kemasan produk obat dan makanan illegal senilai Rp11,86 Miliar, berhasil dimusnakan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Serang, Provinsi Banten. Seluruh produk ini merupakan hasil pengawasan dan penyidikan mulai dari pertengahan 2016 sampai Juni 2017.

BPOM Serang saat menunjukan barang bukti kemasan produk obat dan makanan illegal senilai Rp11,86 Miliar / RULIE SATRIA

Rincian dari ribuan item tersebut terdiri dari 2.533 item obat, obat tradisional, kosmetik tanpa izin edar dengan nilai ekonomi Rp. 500 juta, 607 item obat-obatan tertentu, dan pangan ilegal dengan total nilai Rp. 11,36 miliar. Kebanyakan, temuan barang illegal tersebut kebanyakan berasal dari Kabupaten Tangerang.

Seluruh barang bukti ini kemudian akan dihancurkan melalui alat incenerator di Tangerang. Empat kontainer diberangkatkan untuk mengangkut barang-barang ilegal tersebut.

Selain pemusnahan terhadap produck, badan POM juga mengenakan sanksi pidana kepada pelaku, dengan ancaman pidana paling tinggi 15 tahun sesuai dengan UU No.18 Tahun 2012 tentang Pangan dan UU No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Deputi I Bidang Pengawasan Produk Terapeutik, Narkotik, Psikotropika, dan Zat Adiktif Balai POM RI Nurma Hidayati mengatakan, produk yang dimusnahkan didominasi oleh obat tradisional ilegal yang mengandung bahan kimia obat dan jenis produk ilegal terbanyak adalah kosmetik.

“Dalam kesempatan ini, dihimbau kepada masyarakat untuk mawas diri, jika ada indikasi kecurigaan tolong dilaporkan ke BPOM,” kata Nurma kepada wartawan di Kota Serang, Banten, Rabu (20/9/2017).

Nurma menambahkan, selain mawas diri, masyarakat pun harus cerdas dalam memilih atau pun membeli produck. Seperti membeli dari sumber resmi dan ingat selalu “Cek KLIK”. Cek Kemasan dalam kondisi baik, baca informasi produck pada Labelnya, pastikan memiliki Izin edar Badan POM, dan tidak melebihi masa Kedaluwarsa, karena pemgawasn obat dan makanan adalah tanggung jawab kita bersama.

Dengan adanya temuan terus-menerus ini juga, BPOM menurut Nurma sudah mencanangkan aksi nasional pemberantasan penyalahgunaan obat. Tim lintas sektoral menurutnya akan dibentuk untuk mengawasi obat dan makanan ilegal mulai dari Kejaksaan, Kepolisian, BNN, Kementerian Kesehatan, dan setiap pemerintah daerah. (RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: