Perantau Terancam Tak Bisa Nyoblos

SERANG, BANPOS – KPU Banten memastikan bahwa penyelenggaraan pemilu tidak berkewajiban memfasilitasi pemilih yang berada di luar wilayah pemilihan. Diketahui pada 2018, ada 4 kabupaten/kota di Banten yang akan menggelar hajatan pemilihan kepala daerah dan wakilnya, yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Serang dan Kabupaten Lebak.

Plh Ketua KPU Provinsi Banten Didih M Sudi, Minggu (17/9) mengatakan, potensi adanya pemilih lintas wilayah selalu ada baik itu karena merantau atau pun alasan lainnya. Meski secara konstitusi mereka memailiki hak pilih namun pihaknya tak menjamin mereka bisa menggunakannya pada pilkada.

“Penduduk di luar wilayah pemilihan, memang ada misal mereka yang di rumah sakit atau rutan dan lapas. Orang Kota Serang masuk Rutan Rangkasbitung misalnya. Kalau yang lintas daerah pemilihan memang sampai saat ini kita belum keluar mekanismenya,” terangnya.

Lantaran belum ada mekanisme yang mengatur pemilih diluar wilayah pemilihan masih menurut Didih, belum ada aturan yang mengikat bahwa KPU harus menyediakan fasilitas pemilihan kepada pemilih di luar wilayah pemilihan.

“Kalau lintas daerah untuk Pilpres dan Pilgub Banten 2017 kan bisa petugas dari TPS (tempat pemungutan suara (TPS) terdekat ke rumah sakit atau rutan (rumah tahanan). Karena surat suaranya sama tinggal dibuat sebagai pemilih pindahan. Kalau pilkada kan beda-beda, calon di Serang dan Lebak pasti beda. Kalau misal ada orang Lebak dirawat di Serang itu nggak ada mekanismenya,” katanya.

Adapun yang bisa dilakukannya saat ini, kata dia, pihaknya akan melakukan pendataan terkait jumlah pemilih yang berada di luar wilayah pemilihan. Selain itu pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan KPU RI terkait masalah tersebut.

Dari pada itu, pihaknya meminta KPU yang akan menggelar pilkada di 2018 untuk fokus ke pemilihnya yang berada di tempat khusus baik itu rumah sakit, rutan dan lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Paling kami data dulu ada berapa yang di luar. Tapi ya sulit juga, seperti contoh waktu Pilkada DKI Jakarta, orang Jakarta kerja di Cilegon, apa ada (dari KPU DKI Jakarta) ada datang ke Cilegon? Sama saja juga pemilih KTP-nya Kabupaten Lebak tapi berdagang di Jakarta. Saya rasa yang di Rutan Rangkasbitung kebanyakan juga orang Kabupaten Lebak, yang seperti yang jangan terlewat” paparnya.(RUS/ENK)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: